Enam Perkara Yang Menggerogoti Amal Baik

Enam Perkara Yang Menggerogoti Amal Baik - Tahukah Anda bila ternyata ada beberapa perkara yang dapat menggerogoti setiap amalan baik yang telah kita perbuat semasa hidup di dunia ? Sehingga bagi orang yang memiliki catatan amal yang sedikit, tentu saja hal ini menjadi sebuah kerugian yang teramat besar baginya.

Pasalnya, setiap amal baik yang telah dicatatkan akan terhapus apabila ia melakukan beberapa perkara dibawah ini. Dengan demikian, yang tersisa darinya hanyalah catatan amal buruknya. Oleh karena itulah, orang-orang yang berlaku seperti ini dikatakan sebagai orang-orang yang mengalami kebangkrutan di akhirat kelak.

Enam Perkara Yang Menggerogoti Amal Baik

Enam Perkara Yang Menggerogoti Amal Baik
Enam Perkara Yang Menggerogoti Amal Baik


Oleh sebab itu ada baiknya bila kita mengetahui apa-apa saja perkara yang dapat menggerogoti amalan baik tersebut. Sehingga kita bisa menghindarinya dan tidak termasuk ke dalam golongan orang-orang yang bangkrut di akhirat kelak. Dan berikut ini enam perkara yang menggerogoti amalan baik yang telah diperbuat :

Rasulullah SAW bersabda bahwa,

"Terdapat enam perkara yang bisa melebur amal kebaikan yaitu,  sibuk mencari keburukan/aib orang lain, keras hati, terlalu cinta dunia, sedikit rasa malu, panjang lamunan/khayalan dan kedhaliman yang tidak pernah berhenti " (Hadis Riwayat- Ad-Dailami dari Adi bin Hatim )

1. Sibuk mencari keburukan orang lain

Perkara pertama yang dapat menggerogoti setiap amalan baik yang kita lakukan adalah sibuk mencari keburukan orang lain. Padahal Rasulullah sangat melarang kita untuk mencari-cari keburukan seseorang, karena hal tersebut secara tidak langsung dapat membuka sesuatu yang seharusnya ditutupi. Terkecuali jika tujuannya adalah untuk menegakkan keadilan.

Bahkan Rasulullah SAW bersabda bahwa,
" Barang siapa menutupi aib seorang muslim , maka Allah akan menutupi aibnya ada hari kiamat." (HR. Ahmad)

2. Keras hati

Perkara kedua yang menggerogoti setiap amalan baik yang telah dilakukan adalah bersikap keras hati. Dimana hal ini dimaksudkan untuk orang tidak bisa lagi menerima nasehat dari orang lain, yang bahkan menganggap remeh orang yang menasehatinya.

Selain itu Ali bin Abi Thalib bahkan menyebutkan bahwa,
"Lihatlah oleh mu perkataanya dan jangan kau lihat siapa yang mengatakannya."

3. Terlalu cinta dunia

Dalam mencintai, kita dituntut agar jangan sampai terlalu berlebihan mencintai seseorang. Demikian pula halnya dengan cinta pada dunia, kita dianjurkan agar jangan berlebihan.Sebab Allah Ta’ala tidak menyukai sesuatu yang terlalu berlebihan.

4. Sedikit rasa malu

Perkara selanjutnya yang dapat mengerogoti amalan baik adalah memiliki sedikit rasa malu. Namun maksud malu tersebut bukanlah malu untuk berbuat kebaikan atau menjalankan amar  ma’ruf nahi ungkar. Melainkan malu untuk berbuat dosa.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW bahwa “Malu itu sebagian dari Iman ." Dalam sabda lainya berkata : "Malu dan Iman adalah bersatu , maka apabila dicabut salah satunya maka akan tercabut yang lainnya." ( Hr. Abu Nua’im )

5. Banyak melamun atau berkhayal

Perkara selanjutnya yang juga dapat menggerogoti amalan baik adalah banyak melamun atau berkhayal. Sebagai umat muslin, Allah SWT menganjurkan agar kita lebih banyak berpikir, namun bukan berpikir yang berandai-andai melainkan berpikir dan berharap tentang sesuatu yang logis dengan disertai usaha. Sebab betapa hebatnya sebuah ide ataupun gagasan apabila tidak direalisasikan maka hanya akan menjadi sebuah lamunan.

6. Kedzaliman yang tiada henti

Perkara terakhir yang dapat menggerogoti amalan baik adalah berbuat dzalim tanpa henti. Dimana hal ini sangat dilarang oleh Islam, karena sikap dzalim merupakan sumber kegelapan dihari kiamat kelak, serta tidak ada satupun yang dapat menolongnya kelak.

Demikianlah enam perkara yang dapat menggerogoti segala amalan baik yang telah diperbuat semasa hidup di dunia. Dengan mengetahui hal ini semoga kita dapat menghindari perkara-perkara diatas, sehingga tidak menjadikan kita sebagai golongan orang yang merugi serta bangkrut di akhirat kelak.

Related Posts: